Saturday, October 2, 2021

Installasi dan Konfigurasi Web Server Debian 10 di virtualbox

Hallo...

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan cara install dan konfigurasi web server di linux Debian 10 virtualbox dengan mudah.

Oke langsung saja ke caranya

A.    Remote Debian dengan SSH 

1.  Pertama kita setting network interface di virtualbox dengan mode bridge, pastikan sesuai dengan    interface computer host yang menerima akses internet.



2.    Jika sudah, masuk ke Debian dan restart network interface dengan perintah “systemctl restart        networking”. Lalu cek IP dengan perintah “ip a”. Pastikan IP satu network dengan computer host.



3.     Jika IP sudah sesuai lakukan ping dari PC host ke Debian 10.



4.   Jika ping berhasil, masuk lagi ke Debian dan install ssh dengan perintah “apt install openssh-server”, lalu cek status ssh dengan perintah “service ssh status”. Pastikan statusnya active (running).



5.  Jika ssh sudah active, remote Debian menggunakan cmd dengan perintah “ssh (user)@IP”, contoh  “ssh tkj@223.20.12.12” jika muncul pertanyaan jawab saja “yes”. Lalu masukan password sesuai dengan user. Setelah berhasil login langsung saja login menjadi super user dengan perintah “su -l”.




B.    Install dan konfigurasi web server serta file sharing


1.   Pertama kita install web server dengan perintah “apt install apache2” dan langsung bisa di cek dengan memasukan alamat IP di web browser.




2.      Setelah terinstall kita rubah hak akses folder web server yang berada di /var/www/html/index.html. cara masuknya kita ketikan “cd /var/www” lalu ubah hak akses folder html dengan perintah “chmod 777 html/ -R”



3.   Jika hak akses sudah di rubah, kita install file sharing samba agar lebih mudah mengkonfigurasi web server dari computer host perintahnya “apt install samba”. Jika muncul pertanyaan kita pilih yes.




4.   Setelah terinstall kita buat password untuk samba dengan perintah “smbpasswd -a (user)” contoh “smbpasswd -a tkj”, lalu isikan password nya.



5.  Lalu kita konfigurasi samba dengan perintah “nano /etc/samba/smb.conf”, dan masukan script seperti di bawah ini.

[konfigurasi web]

path = /var/www/html

browseable = yes

writeable = yes

valid user = tkj

admin user = tkj

*untuk valid user dan admin user sesuaikan dengan user masing masing


6.      Jika sudah di konfigurasi kita bisa mengetikan “\\IP_debian” contoh “\\223.20.12.12”

di file explorer dan masukan user serta password sesuai user masing masing.



7.   Jika berhasil masuk, dari sini kita sudah bisa mengedit web server dengan software software di windows.



8.      Sebagai contoh disini saya menggunakan NicePage.



9.      Lalu kita copas saja file - file nya ke samba.



10.   Dan kita bisa melihat hasilnya dengan reload web server.




    Jadi seperti itulah caranya, apabila ada yang kurang faham atau ada kesalahan penulisan bisa di diskusikan melalui grup WA disini


Wednesday, February 10, 2021

Cara Install Ubuntu Server di Virtualbox

 Hallo......

Kali ini saya akan mengajak kalian untuk belajar server, tapi sebelum itu kita perlu menginstallnya karena saya hanya memiliki satu komputer jadi untuk menginstall server saya menggunakan virtualbox agar bisa menjalankan server, kali ini saya akan menginstall Ubuntu Server 20.04 yang bisa kalian downlaod disini tetapi jika kalian ingin menggunakan debian kalian bisa melihat cara installasinya disini.

Oke langsung saja ke caranya.

1. Untuk persiapan penginstallan Ubuntu Server di virtualbox saya samakan dengan persiapan penginstallan Debian 10 yang bisa kalian lihat disini dan yang saya rubah hanyalah  nama dan file iso yang saya download di situs resmi nya.


2.     Jika sudah mulai penginstallan akan muncul tampilan seperti ini, dimana kita diminta untuk memilih bahasa yang akan di guanakan disini saya pilih English kemudian klik enter.


3.     Karena saat ini sudah ada versi yang lebih baru, saya di tawarkan untuk update ke versi terbarunya, tapi disini saya menolak maka saya pilih Continue without updating.


4.   Lalu kita akan diminta memilih tipe keyboard karena sudah pas dengan keyboard saya maka disini saya langsung pilih done kemudian klik enter.


5.  Setelah keyboard kita akan diberikan pilihan untuk konfigurasi jaringan karena saya belum ingin mengkonfigurasi dan interface di virtualbox adalah NAT maka saya mendapatkan IP seperti itu, jadi saya pilih done kemudian enter.


6. Lalu proxy server, karena saya tidak memiliki proxy server jadi saya skip saja dengan mengosongkanya, dan memilih done lalu enter.


7.  Ini adalah tampilan untuk memilih mirror address, disni saya memakai defaultnya, walaupun sebenarya ada beberapa mirror local yang ada di Indonesia.


8.    Bagian ini adalah bagian pembagian partisi, kalian bisa memilih use an entri disk dengan klik enter atau space lalu enter jika ingin menggunakan seluruh hardisk, tapi kita juga bisa memilih Costume storage layout untuk mebuat beberapa partisi.


9.  Disini saya meilih untuk membuat beberapa partisi bukan menggunakanya semua, dimana saya membuat partisi dengan ukuran 2GB untuk swap dan 13,99GB atau sisanya untuk penyimpananya kemudian klik done dan Continue.


10. Lalu kita akan diminta untuk mengisi indentitas computer kita, kalian bisa isi sesuka kalian, yang paliang penting kalian harus mengingat username dan password kalian, lalu pilih done dan enter.


11.  Jika sudah kita akan di berikan pilihan apakah ingin menginstall openssh-server atau tidak, kalian bisa menginstallnya dengan memberikan tanda dengan klik enter atau space kemudian pilih done dan enter.


12.  Lalu kita akan di berikan pilihan lagi, apakah mau untuk menginstall beberapa service yang populer atau tidak, disini saya tidak memilih apapun dan langsung done enter.


13. Tunggu proses installasi, semakin banyak paket service yang kita pilih maka semakin lama waktunya, kalian bisa melihat semua posesnya di view full log dan jika sudah selesai akan di muncul tulisan reboot, dan klik enter maka Ubuntu akan reboot.


14. Jika muncul tulisan seperti ini jangan panik, kita tinggal matikan Ubuntu, remove file installasinya,dan hidupkan kembali.


15. Setelah ubntu dihidupkan kembali maka kita akan diminta login dengan username dan password yang kita buat tadi, dan dengan hal ini maka proses installasi Ubuntu server sudah selesai.


Jadi seperti itulah caranya, apabila ada yang kurang faham atau ada kesalahan penulisan bisa di diskusikan melalui grup WA disini

Wednesday, February 3, 2021

Cara salin virtual machine di Virtualbox ke Komputer lain

 Hallo....

Kali ini saya akan membagikan cara menyalin virtual machine di virtualbox, hal ini berguna jika contohnya kalian sudah menginstall suatu OS di virtualbox tapi kalian menginsatllnya di komputer sekolah atau yang bersifat umum dan kalian ingin menginsatall di komputer pribadi kalian sendiri. Dengan ini kalian tidak perlu melakukan installasi yang memerlukan waktu yang cukup lama, kalian hanya perlu melakukan export di komputer sumber dan import di komputer tujuan.

Oke langsung saja ke caranya

1.    Pertama kita buka dulu aplikasi Virtualbox kemudian klik kanan pada mesin virtual yang akan di export atau di salin ke komputer lain, kemudian klik export.


2.   Kemudian kita akan diminta untuk memilih format lokasi file dan lain lain, untuk format saya pilih 1.0 dan untuk MAC Address nya saya pilih Include only, terakhir saya hanya centang Write Manifest file, kemudian klik Next.


3.     Pada langkah terakhir ini saya tidak merubah apapun dan langsung klik export saja.


4.    Jika sudah kita tinggal menunggu proses nya sampai selesai.


5.  Jika proses sudah selesai kita bisa memindahkan file nya ke komputer yang akan kita gunakan untuk menjalankan virtual machine yang di export tadi.


6.  Jika sudah di pindahkan ke komputer tujuan kita bisa buka virtualbox di komputer tersebut, kemudian klik file/berkas di pojok kiri atas lalu klik import. Maka akan muncul jendela baru disini kita harus memsukan file hasil export tadi di kolom paling atas, lalu kita juga bisa mengatur nama, RAM yang akan di alokasikan, tempat penyimpanan virtual machine dll, lalu klik import dan kita tinggal menunggu proses nya sampai selesai.


7.  Jika proses sudah selesai seharusnya akan muncul virtual machine baru dan kita bisa menjalankanya.


Jadi seperti itulah caranya, apabila ada yang kurang faham atau ada kesalahan penulisan bisa di diskusikan melalui grup WA disini

Monday, January 25, 2021

Cara Menginstall Debian di Virtualbox

 Hallo....

Postingan ini adalah postingan lanjutan dari postingan sebelumnya dimana pada postingan sebelumnya kita sudah membuat mesin virtual untuk Debian di Virtualbox, maka kali ini kita akan menistall Debian 10.

Oke jadi langsung saja ke caranya

1.    Saat pertama kali menginstall Debian 10 maka tampilanya akan seperti ini, disini kita pilih install, kemudian klik enter.



2.   Pertama kali kita akan di minta untuk memilih bahasa disini saya memilih bahasa English. Kemudian klik Enter.



3.     Setelah memilih Bahasa kita akan diminta untuk memilih negara, untuk memilih negara Indoenesia plih other à Asia à  tekan “i” hingga ketemuà Indonesia.




4.      Pada Configure locales kita pilih United States.


5.   Lalu untuk Keyboard kita pilih American English atau sesuai dengan Keyboard kalian masing masing.



6.    Setelah memilih Keyboard Debian akan loading konfigurasi jaringan, kita biarkan saja sampai selesai. Lalu kita akan di minta mengsi Hsotname disini kita gunakan default saja yaiti debian.



7.  Selanjutnya kita akan di minta memasukkan domain name, disini kita kosongkan saja, lalu klik Continue.



8.    Pada bagian ini kita akan di minta membuat password untuk root, kita isi saja dengan password yang mudah di ingat dan kita juga akan di minta memasukan password yang kita buat tadi untuk verifikasi.



9.     Setelah membuat password untuk root, kita akan di minta membuat user dan password nya.



10.  Pada bagian memilih waktu, kalian bisa memilih sesuai dengan daerah tempat tinggal kalian.


11. Di bagian ini kita akan di minta untuk memilih partion disks, pilih Guide – use entri disk. Pilih partisi yang ingin kita gunkan, lalu pilih All files in one partition (recommended for new users), dan yang terakhir pilih finish partitioning and write changes to disk.





12.  Jika ada peringatan seperti di bawah ini klik yes.


13.  Jika ada pertanyaan untuk scan DVD atau memilih miror kita pilih No saja, karena kita akan scan DVD lainya setelah proses peinstallan selesai.


14. Karena ingin menggunakan CLI saja di sini saya tidak menginstall dekstop environment, dan saya hanya memilih standard system.


15.  Install GRUB boot loader à pilih Yes dan pilih lokasi penginstallanya di “/dev/sda”.



16.  Finish installation à pilih “Continue”


17. Selanjutnya komputer akan reboot, dan setelah reboot kita akan langsung masuk ke login debian, kita masukan username dan password yang kita buat pada langkah ke-9 tadi kemudian login. 


Jadi seperti itulah caranya, apabila ada yang kurang faham atau ada kesalahan penulisan bisa di diskusikan melalui grup WA disini